Benarkah Ada Agen Intelijen Hancurkan PKS?

Advertisement

Tertangkapnya luthfi hasan ishaaq oleh komisi pemberantasan korupsi ( kpk ) betul-betul sudah menampar muka partai keadilan sejahtera ( pks ). bekas presiden pks itu ditetapkan sebagai tersangka didalam masalah suap impor daging sapi serta tindak pidana pencucian duit ( tppu ).

Benarkah Ada Agen Intelijen Hancurkan PKS?

tidak cuma luthfi. kpk juga menangkap ahmad fathanah pada mulanya. fathanah diketahui yaitu orang dekat luthfi. didalam masalah ini, fathanah juga dijerat dengan pasal yang sama juga dengan luthfi.

didalam sistem penyidikan, kpk satu per satu terus memburu aset-aset punya luthfi serta fathanah. sebanyak aset punya luthfi serta fathanah mulai diambil alih oleh instansi antikorupsi tersebut. terhitung wanita-wanita seksi yang kebagian uang dari fathanah mulai terungkap. terus disorotnya masalah ini bikin pks terpukul. bagaimanapun, masalah luthfi serta fathanah sudah memperburuk citra pks.

berkenaan perihal ini, sampai-sampai politikus pks indra menuding, fathanah yaitu seorang agen intelijen yang sengaja masuk ke pks untuk menghancurkan partai. yang jelas agen yang ditanamkan untuk leburkan partai, kata indra berapi-api tempo hari. indra enggan menjelaskan selanjutnya berkenaan dugaan tersebut. menurut dia fathanah cuma memakai nama pks untuk keperluan yang berlawanan dengan kebijakan partai.

pertama saya tegaskan, af bukan hanya kader pks terlebih pengurus pks, tidak sekali. pks lantas korban tingkah laku liar dia. apakah motif pingin leburkan pks, dikarenakan klaim menipu mengatasnamakan partai walau sebenarnya bukan hanya siapa-siapa di partai, lanjutnya.

berkenaan tudingan itu, apakah benar fathanah yaitu seorang agen yang sengaja ditanam oleh seseorang untuk leburkan pks ? menurut pengamat politik dari charta politika arya fernandes, tudingan indra tidak seutuhnya benar. alasannya, didalam perekrutan kader pks dikerjakan sistem seleksi ketat.

dengan organisasi susunan internal partai cukup kuat dikarenakan memakai sistem komando, kata arya. untuk jadi kader pks tidak gampang. memerlukan kaderisasi cukup panjang serta bertingkat. karena cukup sukar ada penyusup agen masuk ke internal pks. mustahil untuk menusuk dari internal, tuturnya.

arya jadi menilai, isu agen sengaja diembuskan oleh pks untuk lakukan konsolidasi internal partai. itu langkah mereka supaya terus solid saja. disamping itu, isu itu juga dapat jadi benteng, jelasnya.
Advertisement